Penyebab Sesak Nafas

Sesak napas adalah keadaan dimana saluran pernapasan anda sedang mengalami gangguan. Ini karena anda kurang medapat asupan udara yang cukup untuk bernapas. Gangguan ini tidak hanya menimpa orang dewasa, melainkan anak – anak dan bayi.

Penyakit Asma
Penyakit Asma

Pada beberapa kasus, penderita sesak nafas sering dikaitkan dengan penyakit asma. Tahukan anda, bahwa tidak hanya penyakit asma saja yang bisa menimbulkan sesak nafas.

Nah, diartikel kali ini kami akan membahas tuntas apa saja penyebab sesak nafas pada orang dewasa, anak- anak, dan bayi. Selain itu, kami juga akan memberikan tips khusus bagi anda agar pernapasan anda kembali normal.

Ada beberapa tipe penyebab sesak nafas, seperti kondisi lingkungan, keturunan, dan gangguan kesehatan. Penyebab sesak nafas yang paling sering dijumpai adalah dikarenakan kondisi lingkungan.

Untuk mempermudah anda dalam mengetahui berbagai penyebab sesak nafas, silahkan simak penjelasan dalam artikel emran berikut ini.

 

Penyebab Sesak Napas Pada Ibu  Hamil

Sesak Nafas Pada Ibu Hamil
Sesak Nafas Pada Ibu Hamil

1. Keracunana Karbon Monoksida

Seperti yang anda ketahui, karbon monoksida merupakan salah satu gas yang tidak baik bagi tubuh karena dapat merusak sistem pernapasan manusia. Kasus keracunan karbon monoksida sering kita dengar dikawasan padat penduduk dan sektor industri.

Hal ini dikarenakan gas karbon monoksida merupakan limbah gas yang di hasilkan pabrik industri. Masyarakat di sekitar pabrik industri lambat laun akan merasakan dampak dari hasil limbah gas beracuk karbon monoksida. Untuk itu kami sarankan jangan membeli atau membangun rumah di wilayah industri.

2. Sesak Nafas Karena Merokok

Merokok merupakan kebiasaan buruk yang dapat merusak tubuh secara berlahan. Tidak hanya para perokoknya saja, orang disekitarnya yang menghirup asap rokok juga akan merasakan dampaknnya.

Bahkan survai membuktikan bahwa dampak dari menghirup asap rokok sangat berpotensi merusak saluran pernapasan sehingga mengakibatkan gangguan sesak napas.

3. Gagal Jantung

Gagal jantung disebut juga sebagai congestive heart failure (CHF), terjadi saat jantung tidak mampu memompa darah secara maksimal untuk memenuhi kebutuhan tubuh.

Tanda dan gejala yang biasanya terjadi anatara lain: sesak napas, kelelahan berlebih, dan pembengkakan kaki. Salah satu penyebab sesak napas ini sering dialami ibu hamil dikarenakan stres dan faktor ketutrunan.

4. Meningkatnnya Hormon Progesteron

Hormon progesteron dapat meningkat saat hamil. Hormon ini bisa menstimulasi pusat pernapasan yang ada di otakmu. Akibatnya jumlah udara yang dihirup dan dibuang saat bernapas lebih besar dibanding waktu kamu tidak hamil, walaupun frekuensi pernapasan tidak banyak berubah.

Anak Kembar
Anak Kembar

5. Adanya bayi kembar dalam rahim

Sesak napas dapat lebih parah jika bayi yang andakandung posisinya masih tinggi, hamil anak kembar dan memiliki cairan ketuban yang melimpah.

Ketika hamil, anda juga memerlukan tambahan oksigen yang cukup agar tidak terjadi sesak nafas. Ini dikarenakan ketika anda mengandung anak kembar maka orngga perut anda akan terangkat dan membuat rongga paru – paru anda semakin menyempit.

 

Penyebab Sesak Nafas Pada Anak

Sesak Nafas Pada Bayi
Sesak Nafas Pada Bayi

1. Penyakit Bronkiolitis

Bronkiolitis terjadi saat adanya infeksi paru umumnya akibat virus, yang menyebabkan terjadinya peradangan dan penyumbatan pada saluran bronkiolus dalam paru-paru Umumnya, penyakit ini terjadi pada anak dan bayi. Gejala awal bronkiolitis hampir mirip dengan pilek berupa hidung tersumbat, batuk dan demam.

Kemudian gejala yang semakin memburuk, seperti sesak napas pada anak, napas berbunyi, dan bisa disertai dengan batuk kering, nafsu makan berkurang, muntah setelah diberikan susu, hingga anak menjadi gelisah.

Pada bronkiolitis ringan, gejala penyakit akan mereda dan akan sembuh dalam waktu 2-3 minggu. Obat yang diberikan bertujuan untuk membersihkan lendir, mengurangi peradangan dan melegakan pernapasan

2. Penyakit Asma

Asma pada anak lebih cenderung terjadi karena faktor keturunan. Anak yang mengalami penyakit asma dapat mengalami kesulitan bernapas ringan sampai berat, tergantung pada penyempitan saluran pernapasan.

Saran yang paling tepat jika anda anda mengalami asma maka segeralah bawa ke dokter karena untuk menghindari penyakit yang lebih parah.

Pneumonia
Pneumonia

3. Penyakit Pneumonia

Pneumonia merupakan infeksi paru yang dapat disebabkan oleh virus, bakteri, jamur, maupun parasit. Pneumonia awalnya terjadi sebagai infeksi saluran pernapasan bagian atas yaitu tenggorokan, kemudian bergerak atau meluas ke bagian paru-paru. Pada anak, gejala tergantung penyebab dan usia.

Termasuk sesak nafas, demam, menggigil, batuk, hidung tersumbat, nafas berbunyi, sakit pada bagian dada, muntah, nyeri perut, hingga nafsu makan menurun. Pada kasus pneumonia yang parah, kuku dan bibir anak akan menjadi kebiruan, yang menandakan tubuh anak kekurangan asupan oksigen. Jika gejala tersebut muncul pada anak, segera konsultasi ke dokter.

4. Reaksi Anafilaktik

Selain sesak napas mendadak, reaksi anafilaktik juga ditandai dengan sulit berbicara, tenggorokan menyempit, napas berbunyi mengi, hidung tersumbat, batuk, mual, sakit perut, atau muntah, detak jantung yang cepat, kulit terasa gatal atau bengkak.

Umumnya penyebab kondisi ini karena alergi parah terhadap suatu zat, seperti bahan makanan tertentu, serbuk sari, sengatan atau gigitan serangga. Beberapa kasus yang jarang terjadi, alergi disebabkan oleh benda berbahan lateks.

Itulah beberara penyebab sesak napas yang biasanya dialamai oleh ibu hamil dan anak – anak. itulah penyebab dan solusi sesak nafas yang bisa kami terangkan. Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa membantu anda dalam menjaga diri dari gangguan sesak nafas. Terimakasih sudah mengunjungi website kami.

Tinggalkan komentar

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.